Kata siapa konseling itu sulit? Yang penting anda punya keinginan untuk mendengarkan orang lain yang sedang bercerita pada anda. Anda tidak perlu menganalisis dulu, dengarkan saja dia. Dari mendengarkan itu anda pasti belajar sesuatu. Belajar tentang dirinya, tentang perasaannya, tentang kehidupannya dan tentang hidup. Nah itu dia indahnya mendengarkan. Mungkin yang sulit bukan konseling menikmati konseling yang pada dasarnya proses mendengarkan aktif. Kita coba telaah bagaimana melakukan konseling dengan menguasai keterampilan mendengarkan aktif.
Mendengarkan aktif, apakah itu?
Coba anda bayangkan, anda berada di sebuah kantin yang cukup ramai, anda sedang bersama seorang teman dan berbincang dengannya. Ketika dia berbicara, apa yang terjadi pada anda? Apakah anda mendengarkan dia atau mendengar dia? Kalau anda mendengarkan dia, maka seluruh konsentrasi anda akan terfokus padanya,dimana hal ini sulit terjadi. Anda tidak mungkin mendengarkan dia saja, karena anda pasti mendengar suara-suara lain, terutama suara orang-orang di sekeliling anda yang juga sama-sama berbicara. Belum lagi suara riuh rendah antara pelayan kantin dan para membeli makanan. Semua itu pasti membuat anda kesulitan mendengarkan teman anda berbicara. Apa yang anda lakukan dengan teman anda bukan mendengarkan, melainkan mendengar.
Anda mendengar suara teman anda, anda samar-samar mendengar suara orang-orang di sekeliling anda, anda mendengar teman bicara sesuatu tentang pacarnya, misalnya. Namun karena percakapan terjadi di tengah keriuhan, maka tentu saja anda tidak bisa melakukan aktifitas mendengarkan atau mendengar aktif.
Ada beberapa intense dalam mendengarkan aktif:
1. Mengerti seseorang.
Dengan mendengarkan aktif, anda bisa memahami seseorang. Mohon diingat, memahami seseorang bukan berarti menyetuji apa yang dilakukannya. Misalnya, seorang teman datang pada anda dan mengatakan dia benci pada pacarnya yang menduakan dirinya sehingga ia ingin balas dendam dengan mempermainkan pria lain supaya tidak hanya dia saja yang sakit hati tapi orang lain juga. Anda bisa memahami dia karena keinginan anda untuk mendengarkan sungguh-sungguh, tapi tidak berarti anda menyetujuinya.
2. Menikmati percakapan
Tidak mudah untuk untuk menikmati percakapan jika anda tidak mendengarkan dengan sungguh-sungguh atau aktif. Keterampilan mendengarkan aktif membuat anda bisa menikmati percakapan dengan orang yang sedang bicara dengan anda.
3. Belajar sesuatu
Ada yang ajaib dalam mendengarkan aktif, yaitu belajar tentang sesuatu, khususnya pengalaman hidup orang tersebut. Pernah suatu ketika,saya mendapatkan seorang klien yang sangat membuat saya terpana dengan kehidupannya. Dia seorang anak SMA yang cool, cakep dan pernah jadi ketua OSIS. Ketika dia datang ke saya karena sering datang terlambat, dia bercerita bahwa dia terlambat karena membantu ibunya mempersiapkan diri untuk berjualan nasi uduk sejak ayahnya meninggal dunia. Dia menceritakan, tanpa rasa malu ataupun gengsi sama sekali bagaimana dia membantu ibunya setiap pagi dan membantu adiknya yang masih kecil untuk berangkat ke sekolah. Anak ini membuat saya belajar tentang perjuangan hidup, tentang kerendahan hati dan tanggung jawab. Ya…mendengarkan aktif bisa membuat kita belajar sesuatu.
4. Memberikan bantuan
Jangan membayangkan bahwa ketika mendengarkan aktif, kita memberikan bantuan berupa nasehat, jalan keluar, solusi dsb. Bantuan yang kita berikan adalah telinga, waktu, hati dan pikiran kita. Orang yang kita dengarkan akan terbantu, karena begitu banyak orang yang tidak pernah didengarkan orang lain, seumur hidupnya…..
Keempat intense mendengarkan aktif itu penting untuk diperhatikan selain teknik mendengarkan aktif yang menjadi dasar dari teknik konseling. Mendengarkan dengan penuh kesungguhan tanpa bermaksud menggurui, menilai, memaksakan kehendak akan membantu anda untuk mengerti orang yang anda ajak bicara, menikmati percakapannya, belajar sesuatu dan pada akhirnya memberikan bantuan pada orang itu, apa itu? Perasaan lega….rileks dan nyaman karena ada yang mengerti dan memahami, ketegangan yang turun karena ada orang yang menyediakan telinga dan hatinya bagi dia. Itu semua adalah akibat positif dari mendengarkan aktif.
Jadi, mendengarkan aktif bisa dipelajari, dilatih dan dilakukan setiap kali kita melakukan konseling. Di artikel berikutnya akan saya uraikan teknik konseling dasar yang membuat kita bisa melakukan konseling. Konseling tidak sulit….yuk kita coba!
Nantikan artikel tentang konseling selanjutnya…




Posted in
Tags:
